Labamu

15 Usaha Rumahan Omset Jutaan untuk Tambahan Pendapatan

Share the Post:

Tidak semua orang melakoni side hustle karena penghasilan dari pekerjaan utamanya belum cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Ada juga yang melakukannya karena hobi atau sekedar mengejar passion. Kalau kamu salah satunya, usaha rumahan omset jutaan berikut ini bisa jadi inspirasi, lho. 

Nggak percaya? Yuk, baca rangkumannya sampai habis, ya!

Rekomendasi Usaha Rumahan Omset Jutaan

Memiliki penghasilan tambahan di luar pekerjaan utama memang menggiurkan. Namun, tidak semua orang mampu melakukannya dengan baik. Nah, berikut ini 

Labamu sudah merangkum ide usaha rumahan omset jutaan yang bisa kamu kerjakan sendiri atau dengan bantuan karyawan. Simak, ya!

  • Memulai usaha rumahan merupakan langkah strategis yang sangat efektif bagi siapa saja yang ingin mendapatkan tambahan pendapatan bulanan dengan modal minim.
  • Berbagai ide bisnis potensial seperti warung sembako, laundry kiloan, agen gas LPG, hingga ternak ikan lele terbukti mampu menghasilkan omset jutaan rupiah per bulan.
  • Fokus pada kepuasan pelanggan, konsistensi kualitas layanan, serta kedisiplinan mengelola inventaris stok barang menjadi kunci utama dalam memenangkan persaingan pasar lokal.
  • Gunakan sistem pencatatan otomatis dan aplikasi pembukuan digital dari Labamu agar seluruh aktivitas transaksi bisnis harian Kamu terpantau secara rapi dan akurat.

Mulai kembangkan usaha rumahan Kamu hari ini dengan mendaftar gratis di aplikasi pencatatan keuangan digital Labamu.

1. Franchise Makanan Kekinian

ide usaha rumahan

Format bisnis franchise sering jadi pilihan karena dianggap lebih mudah dieksekusi. Kamu tidak perlu pusing-pusing memikirkan strategi, standar operasional, dan detail-detail lainnya karena semua formatnya sudah diatur oleh franchisor. 

Kamu hanya perlu menyiapkan modal dan lokasi usaha untuk memulainya. Nah, salah satu yang bisa kamu jajal adalah franchise makanan atau minuman kekinian seperti ayam geprek, es boba, atau makanan Korea.

2. Aneka Camilan

cemilan usaha rumahan

Potensi bisnis aneka camilan itu besar banget, lho. Kamu bisa membeli aneka camilan dari distributor lalu mengemas ulang dan membrandingnya dengan merekmu sendiri. 

Usaha ini bisa kamu mulai di rumah tapi pasarnya bisa luas banget kalau dipasarkan secara online melalui media sosial, grup WA, atau e-commerce.

3. Warung Sembako

sembako usaha rumahan

Kalau yang satu ini, dijamin nggak ada matinya! Kamu bisa memulai usaha rumahan yang menjual berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari sembako, bumbu dapur, sampai sabun mandi. 

Kamu bisa memulainya dengan memanfaatkan teras rumah atau halaman rumah yang tak terpakai. Kalau dikelola dengan baik, percaya deh omsetnya nggak main-main!

4. Warung Kopi

usaha rumahan warung kopi

Nggak punya waktu untuk jaga warung karena masih harus ngantor? Kamu bisa “menitipkan” bisnis yang satu ini ke kerabat atau orang yang bisa kamu percaya. 

Bermodalkan kopi kemasan, gula, dan air panas, warung kopi termasuk salah satu usaha rumahan yang omsetnya bisa tembus sampai jutaan Rupiah per bulannya.

5. Isi Ulang Air Galon

usaha galon usaha rumahan

Air adalah salah satu kebutuhan yang sangat vital. Sayangnya, tidak semua orang punya akses air yang bersih di rumahnya. Jadi, butuh air isi ulang untuk memenuhi kebutuhan hariannya, baik untuk keperluan konsumsi maupun non-konsumsi karena kualitas air PAM di rumah kurang baik. Buat side hustler yang cari ide usaha, bisnis ini memiliki prospek bagus.

6. Agen Gas LPG

gas usaha rumahan

Mulai dari rumah tangga sampai sekelas restoran, gas LPG pasti diperlukan untuk kebutuhan dapur. Oleh karena itu, kamu bisa mendaftarkan diri menjadi sub-agen gas dan memulai usaha ini mulai dari rumah. 

Minimal tetangga di gangmu nggak bakal kerepotan lagi kalau tiba-tiba gasnya habis. Nah, supaya makin laris, kamu bisa menyediakan layanan pesan antar juga, ya!

7. Laundry Kiloan

laundry usaha rumahan

Nggak semua orang punya waktu luang untuk mencuci dan menyetrika sendiri pakaiannya. Kalau pun punya, mereka lebih memilih menggunakannya untuk istirahat atau kumpul bareng keluarga. 

Nah, sebagai side hustler sejati, kamu bisa memanfaatkan peluang ini untuk membuka jasa laundry kiloan di rumah. Kamu mungkin tak bisa langsung turun tangan tapi kamu bisa mempekerjakan orang yang kamu percaya. Terpenting, pastikan konsumen puas dengan hasilnya!

8. Tanaman Hias

usaha rumahan tanaman hias

Bisnis tanaman hias semakin menjanjikan beberapa tahun belakangan ini. Bukan cuma para kolektor tanaman yang gemar mengoleksi aneka tanaman yang beragam bentuk dan warnanya. 

Namun juga untuk mereka yang sibuk mendekorasi rumahnya agar terlihat lebih hijau dan membumi. Nggak percaya, coba deh ingat-ingat popularitas tanaman monstera akhir-akhir ini! 

9. Ternak Ikan

usaha rumahan ikan hias

Ternak ikan bisa menjadi peluang bisnis rumahan yang hasilnya menjanjikan. Tentu saja kamu butuh lahan yang cukup luas untuk melakukannya. Namun, daripada lahannya nggak terpakai, mending dibuat untuk ternak ikan, kan? 

Misalnya ikan lele yang pasarnya sangat besar, mulai dari konsumsi rumahan sampai warung pecel lele di pinggir jalan.

10. Cuci Motor 

usaha rumahan cuci motor

Data BPS sudah membuktikan kalau jumlah motor semakin banyak dari tahun ke tahun. Ini peluang yang baik untuk membuka bisnis cuci motor. Soalnya meski bisa membeli motor, tak semua orang suka dan mampu merawatnya sepenuh hati. Sebagai gantinya, mereka tak segan mengeluarkan sejumlah uang untuk mencuci dan memoles motornya agar bersih dan kinclong maksimal.

11. Bengkel Motor

bengkel usaha rumahan

Masih dari dunia permotoran, kamu bisa membuka usaha bengkel motor dengan memanfaatkan halaman rumah yang tak terpakai. Selain menawarkan jasa servis motor, kamu juga bisa melengkapinya dengan berjualan spare part dan aksesoris motor sebagai produk tambahan.

12. Bisnis Pulsa dan PPOB

usaha pulsa usaha rumahan

Meskipun sekarang semuanya bisa dibeli secara online, nyatanya bisnis jualan pulsa masih ramai pembeli sampai hari ini. Sebagian karena orang masih merasa nyaman dengan cara “kuno”. 

Nah, biar untungnya semakin besar, kamu juga bisa sekalian menyediakan jasa Payment Point Online Bank (PPOB) untuk membayar asuransi, listrik, PDAM, sampai voucher gim.

13. Digital Freelancer

usaha rumahan freelancer

Kamu yang memiliki keahlian dalam bidang tertentu, seperti desain grafis, pembuatan video, penulisan, atau pemasaran digital, coba deh jajal usaha yang satu ini. 

Kamu bisa memanfaatkan networking atau platform daring seperti LinkedIn, Sribulancer, dan sebagainya untuk menemukan project yang sesuai dengan keahlianmu. Kalau diseriusin, hasilnya lumayan banget lho untuk penghasilan tambahan.

14. Affiliate Marketing

Usaha yang satu ini juga merupakan peluang usaha rumahan omset jutaan, lho. Banyak sekali teman-teman mahasiswa dan ibu rumah tangga bergabung sebagai affiliate marketer

Kalau kamu bingung dimana letak keuntungannya, sistem affiliate marketing memang berbentuk komisi. Semakin banyak orang yang membeli dengan kode referral atau link khusus yang kamu berikan, semakin besar juga komisi yang kamu dapatkan.

15. Virtual Assistant

Memulai usaha dari rumah, kini semakin memungkinkan. Salah satunya adalah dengan menjadi asisten virtual yang bekerja melayani klien untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu secara remote. Misalnya untuk membuat jadwal, melakukan pembukuan, atau membalas email.

Itulah sederet ide usaha rumahan yang omsetnya bisa tembus jutaan per bulan. Nah, biar kamu bisa tetap melacak kemana pemasukan bisnismu pergi, gunakan aplikasi Labamu untuk mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran bisnismu. 

Caranya mudah, kunjungi www.labamu.co.id atau langsung unduh aplikasinya lewat Google Play atau App Store!

FAQ tanya jawab Usaha Rumahan

  • Apa itu home industri dan bagaimana cara memulainya?
    Home industri adalah aktivitas bisnis berskala mikro yang dijalankan dari rumah dengan memanfaatkan sumber daya keluarga serta modal terbatas. Untuk memulainya, Kamu perlu mengidentifikasi minat pasar, menyusun rencana anggaran biaya, serta memilih jenis produk yang memiliki nilai jual tinggi. Agar pengelolaan keuangan di masa awal rintisan berjalan transparan, Kamu bisa mengandalkan fitur kasir digital dari Labamu secara gratis.
  • Bagaimana cara mengurus izin atau regulasi untuk home industri di Indonesia?
    Mengurus legalitas usaha rumahan di Indonesia kini jauh lebih mudah secara daring melalui sistem Online Single Submission (OSS) untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB). Kamu juga perlu melengkapi izin khusus tambahan seperti Sertifikasi Pemenuhan Komitmen Industri Rumah Tangga Pangan (SPP-IRT) jika produk yang dijual berupa makanan olahan. Setelah urusan izin resmi selesai, Kamu bisa merapikan struktur keuangan bisnis secara profesional menggunakan bantuan pembukuan digital terpadu dari Labamu.
  • Apa saja contoh industri rumah tangga pangan yang menjanjikan?
    Industri rumah tangga pangan mencakup berbagai kategori produk olahan, mulai dari produksi camilan kering, aneka kue kering, hingga bumbu dapur instan siap pakai. Sektor ini selalu diminati konsumen karena makanan merupakan kebutuhan pokok harian yang memiliki perputaran arus kas sangat cepat di pasaran. Kamu bisa mengontrol dinamika modal dan profit harian dari bisnis pangan ini secara praktis lewat laporan keuangan otomatis di Labamu.
  • Apa keuntungan dan tantangan menjalankan home industri dibandingkan industri besar?
    Keuntungan utama home industri adalah biaya operasional yang jauh lebih murah serta fleksibilitas tinggi dalam menyesuaikan produk dengan tren terkini. Namun, Kamu akan menghadapi tantangan nyata berupa keterbatasan skala kapasitas produksi serta jangkauan pemasaran yang masih bersifat lokal. Guna mengatasi keterbatasan operasional tersebut, Kamu dapat mengintegrasikan teknologi pencatatan inventaris dan POS pintar dari Labamu demi efisiensi optimal.
  • Apa saja contoh produk pangan untuk home industri yang mudah dibuat di rumah?
    Beberapa contoh produk pangan yang mudah dibuat tanpa memerlukan peralatan pabrik besar antara lain adalah keripik singkong pedas, kue bawang, dan sambal botolan. Produk-produk kuliner sederhana ini memiliki masa simpan yang cukup lama sehingga mempermudah proses distribusi dan meminimalkan risiko basi di perjalanan. Untuk mempermudah pelacakan penjualan produk pangan tersebut, pastikan Kamu mencatat setiap pesanan pelanggan menggunakan fitur invoice digital dari Labamu.