top of page

7 Tips Mudah Memulai Bisnis Fashion untuk Pemula

2 Mei 2024

Bagikan Artikel Ini

Memulai bisnis selalu menjadi tantangan tersendiri bagi pemula, tidak terkecuali bisnis fashion. Selain makanan, fashion memang menjadi produk yang paling banyak dicari di ranah pasar online. Ini artinya, kebutuhan masyarakat Indonesia akan fashion bisa dibilang cukup tinggi. 

Namun, dalam sebuah era yang didominasi oleh perubahan tren dan persaingan yang sangat ketat, langkah pertama sering kali menjadi titik tolak yang menentukan. Meski prospek bisnis fashion terlihat begitu menggiurkan, potensi kamu mengalami kegagalan juga bukan tidak mungkin terjadi. 

Akan tetapi, dengan pemahaman yang tepat tentang pasar dan strategi yang sesuai, memulai bisnis fashion sebenarnya tidak sesulit yang kamu bayangkan. Artikel ini akan membahas mengenai tips sederhana tetapi efektif yang dapat membantu kamu memulai perjalanan dalam dunia bisnis fashion online.


Tips Mudah Memulai Bisnis Fashion

Memulai bisnis fashion memang perlu perencanaan yang matang. Langkah awal menjadi kunci apakah bisnismu akan sukses di masa mendatang atau justru sebaliknya. Tanpa strategi yang jelas, bisnis bisa berisiko terhenti di tengah jalan. Berikut ini beberapa tips mudah memulai bisnis fashion online yang dapat kamu coba lakukan: 


1. Lakukan riset pasar



Sebagai langkah awal, pastikan kamu melakukan riset pasar untuk menentukan produk yang hendak ditawarkan. Hal ini penting agar produk tersebut bisa diterima oleh pasar. Ini karena kamu tak bisa menjual produk secara asal.  Selain itu, kamu juga tidak bisa menjual produk karena keinginan sendiri. 

Ada beberapa cara yang bisa kamu coba saat melakukan riset pasar, yaitu melalui Google Trends, sosial media, dan langsung bertanya kepada konsumen. Tak hanya itu, kamu pun harus mampu mengenali target pasar dengan baik. Caranya bisa dengan melihat dari pesaing atau langsung berkomunikasi dengan calon konsumen.


2. Riset kompetitor



Tidak boleh lupa, kamu juga harus melakukan riset pasar melalui kompetitor. Riset pesaing dapat membantu kamu mengetahui produk fashion apa yang sedang diminati oleh konsumen. 

Lalu, bagaimana cara riset pesaing yang tepat? Sama halnya dengan riset pasar, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk riset kompetitor.

Misalnya, mempelajari produk yang ditawarkan pesaing baik melalui website maupun sosial media. Selain itu, cek juga ulasan dari pelanggan dan bandingkan harga produk dari pesaing. Jadi, kamu bisa menjual produk yang tepat dengan harga yang sesuai. 


3. Membuat rencana bisnis



Rencana bisnis juga dapat menjadi konsep sekaligus acuan bisnis fashion yang nantinya kamu jalankan. Sama halnya dengan riset, kamu pun tak boleh membuat rencana bisnis tanpa pertimbangan. 

Adapun, rencana bisnis ini termasuk hasil riset, produk yang ingin dijual, strategi pemasaran yang kamu pakai, hingga analisis keuangan. 

Jangan lupa, masukkan pula analisis bisnis seperti potensi, kekuatan bisnis, kelemahan, dan tantangan yang nantinya akan kamu hadapi serta bagaimana solusi yang harus kamu lakukan. 


4. Siapkan modal



Saat memulai bisnis, termasuk bisnis fashion, modal punya peran yang sangat penting. Meski begitu, modal besar atau kecil sebenarnya tidak menjadi penentu kesuksesan bisnis yang kamu jalankan. Kuncinya adalah pintar mengelola dan mengatur modal tersebut. 

Jadi, bisnismu tidak hanya berjalan baik, tetapi keuntungan yang kamu dapatkan pun maksimal. Sama seperti membuat rencana bisnis, tak ada salahnya untuk membuat rencana finansial sehingga alur kas keuangan bisnis dapat dikelola dengan baik.


5. Buat brand produk



Langkah selanjutnya adalah membuat brand alias merek. Aspek ini juga tidak kalah pentingnya karena membantu calon pelanggan lebih mudah dalam mengenali produk atau bisnismu. Terlebih, merek dalam bisnis fashion sekaligus menjadi ciri khas dan jati diri dari produk. 

Sebagai langkah awal dalam membuat brand, pilih nama yang menjadi ciri khas produk fashion yang kamu pasarkan. Sebaiknya, nama merek tidak terlalu panjang dan dapat dengan mudah dikenali. 


6. Tentukan harga



Bisnis fashion online juga tidak luput dari harga. Dalam menentukan harga, kamu perlu mempertimbangkan beberapa hal, seperti jenis pakaian (celana, rok, baju, jaket, kemeja, dan lainnya), bahan yang digunakan, dan kuantitasnya (apakah satuan, satu stel atasan dan bawahan, atau beberapa buah sekaligus). 

Selain itu, menentukan harga juga harus mempertimbangkan harga beli awal (apabila kamu berbisnis dengan sistem kulakan), biaya produksi (jika kamu memproduksi sendiri), dan ongkos lain (misalnya, ongkos pengiriman atau biaya perjalanan kulakan). 

Alternatif lainnya, kamu bisa mematok harga dengan mengacu pada metode break even pricing (sesuai biaya modal atau harga pasar) atau menerapkan metode keystone pricing (menentukan harga jual berdasarkan biaya modal yang dikalikan dua).


7. Promosi yang menarik



Tak lengkap bisnis fashion online yang kamu geluti tanpa diimbangi dengan promosi. Agar lebih mudah, kamu bisa memanfaatkan promosi daring dari media sosial, seperti Facebook, Instagram, atau TikTok. 

Pastikan kamu menyuguhkan visual yang menarik, buat foto dan video sejelas mungkin, dan tambahkan deskripsi produk selengkap mungkin. Dengan begitu, calon pelanggan bisa mendapatkan gambaran produk dengan tepat.

Supaya bisa menarik minat lebih banyak calon pelanggan baru, kamu bisa menambahkan penawaran lain. Misalnya, potongan harga khusus untuk awal pembukaan bisnismu. Bisa juga beli satu gratis satu atau cashback untuk jumlah belanja tertentu, atau gratis ongkos pengiriman ke daerah tertentu. 

Kalau kamu ada sisa anggaran untuk promosi, bisa kok dipakai untuk kerja sama dengan influencer. Ajak mereka untuk membantu mempromosikan produk pakaianmu. 

Sering kali, pemesanan bisa mengalami peningkatan setelah melakukan kerja sama dengan influencer yang memiliki banyak pengikut. 

Ternyata, memulai bisnis fashion tidak serumit yang ada di pikiranmu, bukan? Jadi, kalau kamu sudah yakin ingin memulai bisnis satu ini, jangan ragu untuk segera mewujudkannya, ya! 

Agar lebih mudah dan praktis dalam mengelola bisnis fashion online, yuk, manfaatkan aplikasi Labamu!

Melalui Labamu, kamu bisa mengelola produk dengan rapi dan detail. Selain itu, proses transaksi juga menjadi lebih simpel dengan adanya fitur POS Kasir yang pastinya aman, bisa untuk berbagai metode pembayaran, dan catatan yang tersimpan rapi. 

Belum punya modal untuk memulai bisnis fashion? Tak perlu khawatir karena Labamu juga menawarkan bantuan modal untuk mengembangkan usaha fashion milikmu dengan besar cicilan ringan serta proses yang mudah dan cepat. 

Akses halaman Labamu untuk informasi lebih lengkapnya.

bottom of page