top of page

Apa Itu Manufaktur dan Bagaimana Labamu Manufacturing (MRP) Membantu UMKM Naik Kelas?

28 Agustus 2025

update labamu

Bagikan Artikel Ini

Dalam ekonomi digital yang serba cepat, banyak UMKM dan produsen kecil sering terjebak dalam pertanyaan mendasar: Apa itu manufaktur dan bagaimana cara mengelolanya dengan lebih efisien?

Manufaktur tidak sekadar membuat barang, melainkan proses panjang yang mencakup perencanaan, pengelolaan sumber daya, hingga distribusi. Tanpa sistem yang rapi, produsen bisa kewalahan menghadapi permintaan pasar, terutama saat harus memenuhi order besar dari klien nasional maupun internasional.

Di sinilah inovasi berperan, Labamu Manufacturing (MRP) hadir sebagai solusi yang mendigitalkan proses produksi agar lebih terukur, efisien, dan siap bersaing di era global. Kalau kamu penasaran bagaimana sistem ini bisa membantu, pastikan untuk membaca artikel sampai selesai.


Apa Itu Manufaktur?

Sebelum masuk ke solusi, mari kita pahami dulu konsep dasarnya. Manufaktur adalah proses mengubah bahan mentah menjadi produk jadi melalui serangkaian langkah produksi yang terstruktur.

Menurut Investopedia, manufaktur mencakup segala hal mulai dari perencanaan material, pengaturan tenaga kerja, hingga pemenuhan pesanan ke konsumen.

Bagi UMKM, manufaktur sering kali berarti mengelola bengkel kerja, menjaga kualitas produk, dan memastikan pesanan tepat waktu. Masalahnya, banyak produsen lokal masih bergantung pada pencatatan manual atau sistem yang terpisah-pisah. Akibatnya, muncul kendala seperti:

  • Inventaris yang tidak akurat.

  • Sulit memantau progres produksi.

  • Keterlambatan pemenuhan pesanan.

  • Kesulitan mengatur kapasitas produksi untuk ekspor.

Nah, di sinilah Manufacturing Resource Planning (MRP) berperan.


Lalu, Apa Itu MRP dan Mengapa Itu Penting?

MRP atau Manufacturing Resource Planning adalah sistem yang membantu perusahaan mengelola sumber daya, jadwal produksi, serta inventaris secara terintegrasi. Menurut Association for Supply Chain Management (APICS), MRP terbukti meningkatkan efisiensi operasional dengan mengurangi pemborosan dan mempercepat waktu produksi.

Kalau sebelumnya MRP hanya dipakai oleh perusahaan besar, kini berkat digitalisasi, UMKM pun bisa mengakses teknologi ini. Salah satu contoh nyata datang dari Labamu Manufacturing, fitur baru yang dikembangkan untuk memberdayakan produsen kecil hingga menengah di Indonesia.


Kisah Kolaborasi: Saat Tradisi Bertemu Teknologi



Labamu Manufacturing (MRP) tidak lahir begitu saja. Ada cerita kolaborasi menarik di baliknya. Ini merupakan sebuah pertemuan antara dunia kerajinan tradisional dengan teknologi digital.

Semua bermula ketika Emmanuel Van De Geer, CEO Labamu, bertemu dengan Bapak Abdul Sobur, pendiri PT Kriya Nusantara sekaligus Ketua HIMKI. Perusahan tersebut dikenal sebagai perusahaan furnitur dan kerajinan premium dengan klien di Eropa, Timur Tengah, dan Amerika Serikat.

Reputasi global ini dibangun dari keahlian seni yang diwariskan selama puluhan tahun. Namun, di balik prestasi itu ada satu tantangan besar, yaitu belum adanya sistem manufaktur modern yang terintegrasi.

Pak Sobur melihat kebutuhan mendesak untuk mengatur produksi dengan cara yang lebih efisien. Tanpa sistem MRP, PT Kriya kesulitan memantau progres produksi, mengelola inventaris, dan menyesuaikan kapasitas untuk memenuhi permintaan ekspor yang terus meningkat.

Menanggapi tantangan ini, tim produk Labamu tidak menunggu lama. Hanya dalam 48 jam, mereka berhasil membuat prototipe awal MRP yang langsung diuji coba di PT Kriya. Ternyata, respon dari Pak Sobur dan tim luar biasa positif. Prototipe ini membuktikan bahwa teknologi lokal bisa benar-benar menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

Jadi, kerja sama ini bukan sekadar proyek teknologi, melainkan co-creation dalam arti sebenarnya.

Labamu membawa keahlian di bidang software, desain sistem, dan user experience yang sederhana, tetapi tetap kuat. Sementara PT Kriya menyumbangkan pengetahuan lapangan, seperti alur kerja pengrajin, tantangan produksi, hingga standar kualitas ekspor.

Apalagi Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) akan menambah jaringan yang luas untuk mendorong adopsi lebih besar di kalangan produsen lokal.

Hasilnya adalah sinergi untuk solusi manufaktur berbasis tujuan, yang tidak hanya mendukung pertumbuhan PT Kriya, tetapi juga berpotensi menjadi standar baru bagi industri furnitur dan kerajinan Indonesia.


Fitur Utama Labamu Manufacturing (MRP)

Labamu Manufacturing tidak sekadar software biasa. Ini dirancang sebagai sistem modular berbasis cloud yang mendukung produsen dari tahap awal hingga ekspor. Berikut kemampuan utamanya:

1. Pelacakan dan Otomatisasi Produksi

  • Mendigitalkan alur kerja tradisional.

  • Memberikan visibilitas real-time pada progres produksi.

2. Modularitas Lingkungan

  • Menghubungkan berbagai tahapan, seperti Dev, Staging, Pre-Prod, dan Production, agar transisi lebih lancar.

3. Infrastructure-as-Code

  • Menggunakan Terraform dan pipeline Jenkins untuk penyediaan infrastruktur yang bisa diaudit.

4. Operasional Aman

  • Mengandalkan Pritunl VPN untuk akses privat.

  • Rahasia sistem dikelola otomatis lewat Vault Agent Injector.

5. Komponen Layanan yang Skalabel

  • Redis untuk cache performa.

  • Kubernetes (EKS) untuk workload dengan autoscaling.

Semua fitur utama ini bisa terjadi berkat teknologi di baliknya, yaitu:

  • Backend: GoLang.

  • Dashboard: React untuk tampilan ramah pengguna.

  • GitOps: ArgoCD untuk sinkronisasi otomatis.

  • Pemantauan: Redis scaling dan Jenkins monitoring.


Untuk Siapa Labamu Manufacturing?



Fitur Labamu Manufacturing ini cocok digunakan oleh:

1. Manajer Pabrik dan Pemimpin Operasi

  • Butuh visibilitas real-time.

  • Ingin mengurangi beban kerja manual.

  • Menghargai sistem yang aman dan stabil.

2. Insinyur IT dan DevOps

  • Mengatur pipeline dan deployment.

  • Menjaga keamanan rahasia sistem.

  • Mengelola infrastruktur berbasis cloud.


Dampak Nyata Fitur Ini bagi UMKM

Fitur manufaktur ini akan diluncurkan dalam waktu dekat, tetapi dampaknya sudah terlihat sejak tahap uji coba. Melalui jaringan dari HIMKI, fitur ini ini akan:

  • Membantu pengrajin Jepara, Bandung, Cirebon, hingga Bali.

  • Meningkatkan efisiensi produksi.

  • Memastikan pesanan ekspor terpenuhi tepat waktu.

  • Memberi akses setara terhadap teknologi yang sebelumnya hanya dinikmati perusahaan besar.

Bagi UMKM, ini berarti kesempatan untuk naik kelas. Pelaku UMKM yang tadinya hanya bisnis rumahan bisa menjadi pemain global yang percaya diri melayani pasar Eropa, Timur Tengah, hingga Amerika Serikat.

Jadi, kalau kamu pemilik UMKM, produsen furnitur, atau pengrajin, sekarang saatnya mulai berpikir apakah sistem manufaktur kamu sudah cukup efisien untuk bersaing.

Kolaborasi Labamu, PT Kriya Nusantara, dan HIMKI membuktikan satu hal, yaitu bahwa transformasi digital bukan untuk menggantikan tradisi, tetapi untuk memperkuatnya. Dengan teknologi yang tepat, warisan kerajinan Indonesia bisa berkembang lebih jauh tanpa kehilangan identitas.

Setelah mengetahui apa itu manufaktur dan bagaimana Labamu Manufacturing(MRP) bisa mengubah cara kerja UMKM di Indonesia, sekarang saatnya kamu yang mulai melakukan perubahan di bisnis yang kamu jalani.

Jika kamu ingin bisnis manufaktur lebih efisien, siap ekspor, dan setara dengan perusahaan besar, segera download aplikasi Labamu di App Store atau Play Store untuk bisa merasakan langsung manfaat fitur Labamu Manufacturing.


Coba Gratis!

Premium Member 14 Hari

Buat kamu yang baru, nikmati fitur lengkap untuk bantu kembangkan usaha

Banner-Free-Trial-V2-2.webp
Top-Banners-D-Default-Mobile.webp
Top-Banners-D-Default.webp

Artikel Menarik Lainnya

Apa Itu Manufaktur: Inovasi Labamu untuk UKM Indonesia

Apa Itu Manufaktur dan Bagaimana Labamu Manufacturing (MRP) Membantu UMKM Naik Kelas?

28 Agustus 2025

Keuntungan Membeli Franchise: Cara Pintas Jadi Pengusaha?

Keuntungan Membeli Franchise: Solusi Cerdas Mulai Bisnis Minim Risiko

27 Agustus 2025

Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia​ di Labamu

Labamu Merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia dengan Semangat “Mendukung Setiap Peluang”!

26 Agustus 2025

Fitur Bisnis Multi Printer Labamu: Solusi Cetak Banyak!

Labamu Multi Printer: Fitur Bisnis Modern untuk Cetak Struk Lebih Mudah dan Efisien

25 Agustus 2025

Bisnis Kuliner Lebih Efisien dengan Labamu Omnichanel

Labamu Omnichannel: Solusi Layanan Pesan Antar yang Efisien untuk Bisnis Kuliner Kamu!

25 Agustus 2025

bottom of page