top of page

Panduan Cara Membuat Laporan Penjualan sesuai Jenis dan Fungsinya

27 April 2024

Bagikan Artikel Ini

Laporan penjualan bukan sekadar dokumen rutin, melainkan sebuah jendela ke jantung bisnismu. Menawarkan wawasan tak ternilai yang dapat membuka pintu menuju pertumbuhan dan keberhasilan.

Dalam era di mana setiap keputusan dapat menentukan nasib bisnismu, memahami arti dan kekuatan laporan penjualan menjadi lebih penting dari sebelumnya.

Bagi para pengusaha yang berjiwa pemberani dan inovatif, memiliki pemahaman yang mendalam tentang laporan penjualan dapat menjadi perbedaan antara hanya bertahan dan benar-benar berkembang di pasar yang kompetitif.

Simak secara mendalam berbagai macam hal penting mengenai laporan penjualan, mulai dari pengertian, manfaat, jenis, cara membuat, dan contoh-contohnya.


Pengertian Laporan Penjualan

Mengapa laporan penjualan begitu krusial? Jawabannya sederhana namun fundamental. Karena, laporan penjualan adalah dokumen yang merangkum semua transaksi yang terjadi dalam periode tertentu.

Hal tersebut memberikan gambaran tentang apa yang terjual, berapa banyak, dan kapan. Namun, jauh lebih dari itu, laporan ini adalah jantung dari setiap strategi bisnis yang berhasil.

Laporan penjualan juga berperan sebagai jembatan yang menghubungkan berbagai aspek bisnis. Mulai dari produksi hingga pemasaran, dari manajemen inventaris hingga layanan pelanggan. 

Laporan ini menyediakan titik sentuh bagi setiap departemen untuk berkolaborasi, berinovasi, dan meningkatkan kinerja secara keseluruhan.

Berkat laporan penjualan tercipta lingkungan di mana setiap anggota tim, tidak peduli perannya, dapat melihat bagaimana kontribusinya memengaruhi gambaran yang lebih besar.


7 Manfaat Laporan Penjualan bagi UMKM

Menggali lebih dalam, laporan penjualan bukan hanya sekumpulan data. Ini adalah kompas yang mengarahkan kapal bisnismu melintasi lautan pasar yang terus berubah.

Setiap angka, setiap tren memiliki cerita yang dapat memberi kamu wawasan berharga. Mari kita jelajahi manfaat utama dari laporan penjualan.


1. Meningkatkan Pengambilan Keputusan


Keputusan yang cerdas adalah tulang punggung setiap bisnis yang sukses. Dengan laporan penjualan, kamu tidak hanya mendasarkan keputusanmu pada intuisi.

Kamu memiliki data konkret yang mengilustrasikan apa yang berhasil dan apa yang tidak. Ini memungkinkan kamu untuk menyesuaikan strategi dan mengalokasikan sumber daya dengan lebih efektif.


2. Mengoptimalkan Manajemen Persediaan


Persediaan adalah aset berharga, dan mengelolanya dengan bijak adalah seni. Laporan penjualan memberikan wawasan tentang produk mana yang laris dan mana yang kurang diminati.

Berbekal informasi ini, kamu dapat menyesuaikan tingkat persediaan, menghindari kelebihan stok, dan memastikan bahwa bisnis selalu memiliki apa yang pelanggan inginkan.


3. Memahami Pelanggan


Mengenal pelanggan adalah kunci untuk membangun hubungan yang langgeng. Laporan penjualan membantu kamu mengidentifikasi preferensi pelanggan, tren pembelian, dan musim puncak.

Berbekal pemahaman pola ini, kamu dapat menyesuaikan penawaran, mempersonalisasi komunikasi, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.


4. Meningkatkan Kinerja Penjualan


Setiap bisnis berusaha untuk meningkatkan kinerja penjualannya, dan laporan penjualan adalah peta jalan untuk mencapainya.

Dengan menganalisis data penjualan, kamu dapat mengidentifikasi peluang pertumbuhan, mengevaluasi efektivitas kampanye pemasaran, dan meningkatkan taktik penjualan untuk memaksimalkan pendapatan.


5. Menetapkan Sasaran yang Realistis


Menetapkan sasaran adalah penting, tetapi lebih penting lagi adalah menetapkannya dengan cara yang realistis dan terukur.

Laporan penjualan memberikan dasar fakta untuk menetapkan sasaran yang menantang namun dapat dicapai.

Dengan melihat kinerja masa lalu, kamu dapat menentukan apa yang realistis untuk bisnismu dan mengukur kemajuan terhadap sasaran tersebut.


6. Meningkatkan Kolaborasi Tim


Laporan penjualan tidak hanya berguna bagi pemilik bisnis, tetapi juga bagi seluruh tim. Dengan membagikan data penjualan, semua anggota tim dapat melihat bagaimana kontribusi mereka memengaruhi keseluruhan kinerja.

Data tersebut akan mendorong rasa tanggung jawab bersama, meningkatkan kolaborasi, dan membantu membangun budaya yang berorientasi pada hasil.


7. Mengantisipasi Masa Depan


Dalam bisnis, yang terbaik adalah selalu satu langkah di depan. Laporan penjualan memungkinkan kamu untuk tidak hanya memahami tren saat ini tetapi juga mengantisipasi perubahan di masa depan.

Dengan menganalisis data historis, kamu dapat membuat proyeksi dan merencanakan untuk masa depan dengan lebih percaya diri.


Apa Saja Jenis-jenis Laporan Penjualan?

Laporan penjualan adalah alat penting dalam bisnis yang membantu memahami kinerja penjualan dan membuat keputusan strategis. Berikut adalah jenis-jenis laporan penjualan yang umum digunakan:

  • Laporan penjualan per periode waktu: Menyajikan data penjualan dalam jangka waktu tertentu, seperti harian, mingguan, bulanan, kuartalan, dan tahunan.

  • Laporan penjualan per produk: Menunjukkan performa penjualan untuk setiap produk.

  • Laporan penjualan per wilayah: Melacak penjualan berdasarkan lokasi geografis.


  • Laporan penjualan per pelanggan: Menunjukkan data penjualan untuk setiap pelanggan atau segmen pelanggan.

  • Laporan penjualan per sales: Mencatat penjualan yang dilakukan oleh setiap anggota tim penjualan.

  • Laporan analisis margin keuntungan: Menyajikan informasi tentang keuntungan yang dihasilkan dari penjualan.

  • Laporan pipeline penjualan: Memetakan tahapan dalam proses penjualan, dari prospek hingga penutupan.

  • Laporan forecasting penjualan: Prediksi penjualan berdasarkan data historis dan tren pasar.

Setiap jenis laporan memiliki kegunaannya masing-masing dan dapat disesuaikan sesuai kebutuhan spesifik bisnis untuk mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang kinerja penjualan dan membantu dalam pengambilan keputusan strategis.


7 Cara Membuat Laporan Penjualan yang Mudah Dipahami

Membuat laporan penjualan yang efektif tidak harus menjadi tugas yang menakutkan. Dengan pendekatan yang tepat, kamu dapat merangkai laporan yang tidak hanya informatif tetapi juga mudah dibaca dan dipahami.

Ikuti langkah-langkah ini untuk menciptakan laporan penjualan yang akan memberikan nilai nyata bagi bisnismu.


1. Mengumpulkan Data


Langkah pertama adalah mengumpulkan semua data penjualan yang relevan. Ini termasuk penjualan harian, mingguan, bulanan, dan tahunan, rincian produk atau layanan yang dijual, informasi pelanggan, dan data promosi atau diskon yang diberikan.

Memastikan data yang kamu kumpulkan akurat dan lengkap juga langkah penting dalam cara membuat laporan penjualan untuk mencegah kesalahan dalam analisis.


2. Menentukan Format Laporan


Setelah data dikumpulkan, cara membuat laporan penjualan yang selanjutnya adalah menentukan format laporan yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnismu.

Apakah kamu memerlukan laporan penjualan harian untuk pemantauan cepat atau laporan bulanan untuk analisis mendalam?

Pilih format yang akan memudahkan kamu dan timmu untuk memahami dan bertindak berdasarkan informasi yang disajikan.


3. Menggunakan Software atau Alat


Untuk memudahkan proses pembuatan laporan, pertimbangkan penggunaan software atau alat pembuat laporan.

Banyak solusi digital menawarkan template yang dapat disesuaikan, memungkinkan kamu untuk menarik data secara langsung dari sistem penjualan atau akuntansi. Pilih alat yang paling sesuai dengan kebutuhan dan budget bisnismu.


4. Menyajikan Data dengan Jelas

Sajikan data dalam format yang mudah dipahami. Gunakan tabel, grafik, dan diagram untuk memvisualisasikan informasi, membantu pembaca memahami tren dan pola dengan cepat.

Pastikan setiap visual disertai dengan penjelasan singkat untuk memastikan tidak ada kebingungan.


5. Menganalisis dan Memberikan Wawasa


Laporan penjualan bukan hanya tentang angka, itu tentang informasi yang bisa kamu tarik dari angka tersebut.

Sertakan analisis tentang apa yang ditunjukkan data, seperti peningkatan penjualan pada produk tertentu, tren pembelian pelanggan, atau efektivitas kampanye promosi.

Berikan rekomendasi berdasarkan analisismu untuk memandu keputusan bisnis di masa depan.


6. Menyertakan Ringkasan Eksekutif


Mulailah laporan dengan ringkasan eksekutif, memberikan gambaran umum tentang kinerja penjualan dalam periode yang dilaporkan.

Ringkasan ini harus mencakup poin-poin kunci, temuan utama, dan rekomendasi tindakan. Ini memungkinkan pembaca yang sibuk untuk memahami poin penting tanpa harus membaca laporan lengkap.


7. Meninjau dan Merevisi


Sebelum membagikan laporan, lakukan tinjauan menyeluruh untuk memastikan tidak ada kesalahan.

Mintalah seseorang dari tim kamu untuk meninjau laporan dengan pandangan segar, membantu mengidentifikasi area yang mungkin memerlukan klarifikasi atau revisi.


5 Contoh Laporan Penjualan Simpel dan Mudah Dibaca

Kali ini, Labamu mengajak kamu untuk memahami contoh-contoh laporan penjualan berdasarkan jenisnya, yang bakal memberikan kamu perspektif baru dalam menyusun laporan yang efektif dan menarik.


1. Laporan Penjualan Harian

(Sumber Gambar)


Bayangkan setiap hari sebagai sebuah cerita dengan babak dan adegan yang berbeda. Laporan Penjualan Harian berfungsi sebagai catatan harian bisnis kamu, mengabadikan semua transaksi yang terjadi dari terbit hingga tenggelamnya matahari.

Kami menemukan bahwa laporan jenis ini tidak hanya membantu dalam memantau kinerja, tetapi juga menginspirasi motivasi dan rasa tanggung jawab di antara tim penjualan.

Setiap transaksi, dari yang terkecil hingga yang terbesar, dicatat dengan detail, mencakup nama pelanggan, nilai transaksi, dan nama produk


2. Laporan Penjualan Per Produk

(Sumber Gambar)


Setiap produk memiliki kisahnya sendiri dalam perjalanan bisnis. Laporan Penjualan Per Produk mengungkap cerita di balik produk terlaris dan yang kurang diminati.

Data ini sangat berguna untuk memahami selera pasar dan menyempurnakan strategi produk kamu.

Kami percaya bahwa laporan ini bisa menjadi panduan dalam pengembangan produk dan inovasi.


3. Laporan Penjualan Per Pelanggan

(Sumber Gambar)


Pelanggan adalah pemeran utama dalam drama penjualan. Laporan Penjualan Per Pelanggan memberikan wawasan tentang siapa pelanggan setia kamu dan preferensi mereka.

Kami menekankan pentingnya menggunakan informasi ini untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan merancang program loyalitas yang menarik.


4. Laporan Penjualan Per Sales

(Sumber Gambar)


Setiap anggota tim penjualan adalah bintang dalam epik bisnis kamu. Laporan Penjualan Per Sales menyoroti kontribusi individu mereka terhadap kesuksesan keseluruhan.

Menggunakan laporan ini, kami menyarankan kamu dapat merayakan pencapaian, memberikan umpan balik konstruktif, dan merancang insentif yang memotivasi.

Laporan penjualan adalah alat penting yang menerangi setiap aspek bisnismu, dari pemahaman pelanggan hingga pengoptimalan strategi. Namun, untuk memanfaatkan sepenuhnya potensi laporan ini, kamu memerlukan alat yang tepat.

Inilah saatnya Labamu berperan. Dengan fitur Laporan yang canggih, Labamu membantu kamu tidak hanya dalam menciptakan laporan penjualan yang komprehensif tetapi juga dalam menginterpretasi data untuk membuat keputusan bisnis yang cerdas.

Mengapa tidak membawa bisnismu ke tingkat berikutnya dengan Labamu? Kunjungi laman kami di Labamu dan download aplikasi Labamu sekarang. 

Hanya dengan biaya berlangganan hanya Rp 116 ribu per bulan, kamu akan mendapatkan akses ke semua fitur yang kami tawarkan. Memungkinkan kamu untuk mengoptimalkan proses penjualan dan menerima pembayaran secara digital dengan mudah.

Mulailah perjalananmu menuju sukses bisnis hari ini dengan Labamu, sahabat terbaik setiap pengusaha UMKM.

bottom of page